Senin, 26 Januari 2009

Surga Selancar Pasauran


Daerah Anyer-Carita-Labuan, di sebelah barat provinsi Banten yang pernah musnah dihantam Tsunami saat Gunung Krakatau meletus tahun 1883, kini jadi daerah wisata pantai yang bagus. Pantainya yang landai dengan pasir putih menghampar bagaikan pemadani adalah pemandangan yang bisa dinikmati saat matahari terbit atau terbenam.



Sepanjang pantai kawasan Anyer samapi Pasauran, para wisatawan dapat menikmati fasilitas rekreasi dan olahraga. Mulai dari hotel kelas bawah hingga hotel kelas bintang lima, restauran, pondok wisata, dermaga, pemandian air laut, motor boat, jet ski, sampai perahu tradisional dan peralatan selam. Ini akses pembangunan provinsi Banten.



Sekarang, hampir seluruh bibir pantai utara dan barat provinsi Banten sudah dipatoki investor. Pantai nantinya jadi ajang rekreasi priat yang bisa dinikmati dengan biaya khusus. Pasauran ada di tepi barat provinsi Banten tempat ini punya pantai yang indah dan menantang. Kembali ke krakatau, Pasauran konon sempat diterjang gelombang tsunami dahsyat yang menimmbulkan ribuan kematian. Selain panorama pantai, dua anak Gunung Krakatau di selat sunda adalah kekuatan alam yang menarik untuk dikunjungi.



Meski termasuk administratif provinsi Lampung, gunung ini lebih mudah dijangkau dari provinsi Banten. Selain kepulauan asap akibat aktivitas gunung, munculnya kehidupan baru di badan gunung jadi daya tarik dua anak gunung ini. Faktor ini yang mendorong ilmuan atau para peneliti lainnya datang. Dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Banten bekerja sama dengan perusahaan pariwisata setiap tahun menggelar acara kunjungan ke anak gunung Krakatau dengan menggunakan kapal Fery.



Namun, satu kegiatan yang tidak disangka hidup disana adalah surfing. Pasauran sudah dicium oleh para surfing sebagai wahana penuh tantangan. Buktinya surfer asing dan lokal pernah menjadikan Pasauran sebagai spot perlombaan bergengsi.



Seorang surfer Australia, Brent mengatakan kalau berselancar di pantai Pasauran punya trik khusus yang sukar dialami di tempat lain. Brent bicara soal ombak. Tanpa ombak olahraga eksotis ini tidak bisa dilakukan. Gelombang yang cukup untuk menegakkan badan di atas papan.dibutuhkan ketika ia punya power dan berdiri setidaknya satu neter dari bidang horizon. Pantai Pasauran menuntut kesabaran ekstra dari para perselancar untuk mengenai betul apakah ombak yang datang sesuai untuk melakukan aksi.



Nantinnya, kalau gelombang itu betul pas dan sudah berhasil ditunggangi, keindahan pantai Pasauran menjelma jadi candu yang membikin para surfer rela menunggu lama ombak lainnya.

Kini, Pasauran jadi pantai yang ramai dikunjungi banyak orang. Toko yang menjual perlengkapan surfing juga menjamur. Perkumpulan surfer dan pelatihan selancar bisa kita dapati dengan mudah. Untuk orang jakarta, Pasauran adalah titik alternatif mendalami olahraga surfing dari pada ke Bali atau Nias.

 
About - Contact Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy
Back To Top